HSU, kalseltoday.com – Jajaran Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan monitoring terhadap perkembangan lahan jagung sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program Swasembada Pangan Nasional dan penguatan ketahanan pangan di daerah.
Monitoring dilaksanakan pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 11.20 WITA di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan tersebut dipimpin oleh personel piket Polsek Amuntai Tengah yang terdiri dari AIPTU Eko Yuli S, BRIPKA Roy Hermawan, BRIGPOL M. Fajar A, BRIGPOL Juliansyah, dan BRIPDA M. Zainal H.
Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat (R4) serta perangkat komunikasi Handy Talky (HT) Motorola APX 1000 untuk menunjang kegiatan monitoring di lapangan.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui PS Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur mengatakan, kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengawal program ketahanan pangan nasional, khususnya sektor budidaya jagung yang menjadi salah satu komoditas strategis.
"Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung program pemerintah, termasuk memastikan perkembangan sektor pertanian melalui monitoring langsung di lapangan. Hasil pemantauan ini menjadi bahan evaluasi dan pelaporan kepada pimpinan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya," ujar IPTU Asep Hudzainur.
Sementara itu, Kapolsek Amuntai Tengah IPDA Sulistono, S.Sos. menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar lahan jagung milik masyarakat saat ini masih tergenang air akibat tingginya debit air yang belum surut. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas penanaman jagung belum dapat dilakukan secara optimal.
Menurutnya, apabila kondisi genangan masih berlangsung dalam beberapa bulan ke depan, maka sebagian besar lahan pertanian jagung diperkirakan belum bisa dimanfaatkan untuk kegiatan tanam sehingga berpotensi memengaruhi target produksi jagung di wilayah tersebut.
Meski demikian, pihaknya memastikan Polsek Amuntai Tengah akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan lahan pertanian maupun perubahan debit air yang menggenangi lahan milik petani.
"Hasil monitoring akan terus kami laporkan sebagai dasar penyusunan rekomendasi maupun langkah-langkah yang diperlukan guna mendukung keberhasilan program swasembada jagung di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah," jelas Kapolsek.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan serta mendukung kesejahteraan para petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Berita