![]() |
| Foto hanya ilustari |
Kecelakaan maut tersebut melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda motor. Benturan keras membuat sebuah warung kelontong di pinggir jalan hancur lebur setelah ditabrak mobil yang kemudian terjun ke sungai di sisi jalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil bernomor polisi DA 1621 GE melaju dari arah Kota Banjarmasin menuju Martapura. Diduga mobil tersebut terlebih dahulu menabrak sebuah sepeda motor yang berada di depannya. Akibat benturan itu, kendaraan kehilangan kendali, oleng ke jalur berlawanan dan kembali menghantam sepeda motor lain yang datang dari arah berlawanan.
Laju mobil yang tak lagi terkendali terus berlanjut hingga menghantam sebuah warung kelontong. Kerasnya benturan membuat bangunan warung rusak parah sebelum akhirnya mobil terperosok ke sungai di pinggir jalan.
Akibat kecelakaan tragis ini, dua orang dinyatakan meninggal dunia. Korban pertama adalah Muhammad Ridha (21), pengemudi mobil yang berdasarkan identitasnya merupakan warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Korban kedua adalah Putri Samaratul Husna (23), seorang perempuan asal Manarap, Kabupaten Banjar.
Selain dua korban meninggal dunia, empat orang lainnya mengalami luka-luka dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Ulin Banjarmasin.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Warga bersama relawan emergency berupaya menolong para korban yang terjebak di dalam kendaraan. Pengemudi mobil sempat mengalami kondisi terjepit akibat ringsek parah di bagian depan kendaraan.
"Sopir mobil sempat terjepit, sementara dua penumpangnya berhasil selamat," ujar seorang warga setempat, Munawir.
Sementara itu, pemilik warung yang menjadi korban tabrakan, Lala, mengaku bersyukur tidak berada di lokasi saat kejadian. Ia mengatakan warungnya sudah tutup ketika kecelakaan terjadi.
"Kami sudah pulang. Cuma rokok yang sempat kami bawa pulang. Barang dagangan lainnya hancur semua," tuturnya.
Seorang relawan emergency, Ahmad, mengungkapkan bahwa satu korban perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan korban laki-laki yang diduga merupakan pengemudi mobil mengembuskan napas terakhir setelah mendapatkan penanganan di rumah sakit.
Hingga berita ini diterbitkan, personel Satlantas Polres Banjar masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti guna memastikan kronologi lengkap insiden yang menggemparkan warga Kertak Hanyar itu. (Tim)

Berita